Gubernur Sumsel Luncurkan G-SMP Menyapa dan Goes to Panti Sosial: Ubah Paradigma Bantuan Menjadi Produksi

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIKINEWS.COM, PALEMBANG.- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi meluncurkan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Menyapa Lingkungan Desa (G-SMP Menyapa) dan G-SMP Goes to Panti Sosial pada Selasa (8/7/2025), di Panti Sosial ODGJ Sako, Palembang.
Program ini bertujuan mendorong kemandirian pangan di desa dan panti sosial sebagai langkah nyata menghadapi inflasi pangan.

Perubahan Pola Pikir Menuju Kemandirian

Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa Sumatera Selatan memiliki potensi besar dalam sektor pangan. Namun, selama ini banyak masyarakat yang belum memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal.

“Gerakan ini lahir dari keprihatinan atas inflasi kebutuhan pokok. Padahal, dengan lahan yang luas dan subur, Sumsel seharusnya bisa memenuhi pangannya sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, kunci dari ketahanan pangan adalah perubahan pola pikir. Ia mencontohkan bahwa kebutuhan dapur rata-rata sekitar Rp300 ribu per bulan. Jika masyarakat menanam sendiri, maka pengeluaran bisa ditekan secara signifikan.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya mampu beli, tapi mampu produksi,” tambahnya.

Selain itu, peluncuran ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumsel, pejabat dari Kabupaten Banyuasin, serta organisasi wanita. Mereka sepakat mendukung gerakan tersebut agar menjangkau seluruh wilayah Sumsel secara menyeluruh.

Baca Juga  Upacara Detik-Detik Proklamasi ke-80 di Griya Agung Palembang Berlangsung Khidmat, Herman Deru Jadi Inspektur Upacara

Kolaborasi Lintas Sektor dan Implementasi di Panti

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Effendi, menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan bersama Bank Indonesia. Mereka menargetkan 60 dasawisma, 17 kelompok wanita tani, serta 1.530 rumah tangga di 17 kabupaten/kota.

Di sisi lain, untuk panti sosial, pelaksanaan program melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra seperti PT Pusri dan Jakfa.

“Kami ingin agar panti tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga tempat produktif yang menghasilkan pangan sendiri,” ujar Ruzuan.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap pola konsumsi masyarakat berubah menjadi lebih produktif. Tak hanya itu, masyarakat juga diajak memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan.*

Berita Terkait

Buka Webinar KERABAT Seri 22, Ketua TP PKK Sumsel Tekankan Pentingnya Pengasuhan Positif di Era Digital
Komisi II DPR RI Kunjungi Sumsel, Wagub Cik Ujang: Sinergi Pusat dan Daerah Kunci Keberhasilan Program Nasional
Herman Deru Gagas Pembentukan Wadah Nasional Satlinmas dan Gerakan Indonesia Asri
BRI Salurkan 500 Paket Sembako ke Enam Gereja, Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial
Tak Hanya Jual Sembako, Sunai Eva Kini Layani Transaksi Perbankan Lewat BRILink Agen
Dukung Restorative Justice, Herman Deru Gandeng Kejaksaan dan Kepala Daerah Terapkan Pidana Kerja Sosial
Respon Cepat Bantu Korban Bencana Aceh dan Sumbar, Gubernur HD Lepas 23 Unit Kendaraaan Bantuan Logistik
Pastikan  Sesuai Target dan Bermanfaat bagi Masyarakat, Gubernur HD Tinjau  Progres Peningkatan Jalan Wilayah  Pampangan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:36 WIB

Buka Webinar KERABAT Seri 22, Ketua TP PKK Sumsel Tekankan Pentingnya Pengasuhan Positif di Era Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:32 WIB

Komisi II DPR RI Kunjungi Sumsel, Wagub Cik Ujang: Sinergi Pusat dan Daerah Kunci Keberhasilan Program Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:27 WIB

Herman Deru Gagas Pembentukan Wadah Nasional Satlinmas dan Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:58 WIB

Tak Hanya Jual Sembako, Sunai Eva Kini Layani Transaksi Perbankan Lewat BRILink Agen

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:14 WIB

Dukung Restorative Justice, Herman Deru Gandeng Kejaksaan dan Kepala Daerah Terapkan Pidana Kerja Sosial

Berita Terbaru