Xi Jinping Ngamuk Usai Trump Usir Mahasiswa China di Harvard

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIKINEWS.COM, JAKARTA.- Presiden AS Donald Trump resmi mencabut hak Universitas Harvard untuk menerima mahasiswa asing, yang sebagian besar berasal dari China.

Aksi ini dikecam oleh pemerintahan Xi Jinping dengan menyebut Trump melakukan politisasi di institusi pendidikan.

“China secara konsisten menentang politisasi kerja sama pendidikan,” kata juru bicara kementerian luar negeri Mao Ning, dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (24/5/2025).

Harvard mendaftarkan hampir 6.800 mahasiswa internasional pada tahun akademik saat ini, yang merupakan 27 persen dari total pendaftarannya.

Warga negara China merupakan seperlima dari penerimaan mahasiswa asing Harvard pada tahun 2024, menurut statistik universitas.

Perintah pemerintahan Trump mengharuskan mahasiswa asing saat ini untuk pindah ke sekolah lain atau kehilangan status hukum mereka.

“Pimpinan Harvard telah menciptakan lingkungan kampus yang tidak aman dengan mengizinkan agitator anti-Amerika dan pro-teroris untuk melecehkan dan menyerang secara fisik individu, termasuk banyak mahasiswa Yahudi, dan menghalangi lingkungan belajarnya yang dulunya terhormat,” kata Departemen Keamanan Dalam Negeri pada Kamis (22/5) waktu setempat.

Baca Juga  DPRD Banyuasin Turun ke Perkebunan Mekar Sari, Rakyat Teriakkan Hak yang Dirampas

Mereka juga menunjuk Partai Komunis China sebagai faktor keputusan tersebut.

“Pimpinan Harvard selanjutnya memfasilitasi, dan terlibat dalam kegiatan terkoordinasi dengan Partai Komunis China, termasuk menampung dan melatih anggota kelompok paramiliter Partai Komunis China yang terlibat dalam genosida Uighur,” kata departemen tersebut.

Harvard telah menggugat pemerintah atas serangkaian tindakan hukuman yang terpisah. Institusi tersebut dengan menyebut tindakan pelarangan mahasiswa asing sebagai pelanggaran hukum.

“Kami berkomitmen penuh untuk mempertahankan kemampuan Harvard dalam menampung mahasiswa dan akademisi internasional kami,” kata pihak Harvard dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa pihaknya berupaya untuk menawarkan bimbingan dan dukungan kepada mahasiswa.

 

Berita Terkait

Fauzi Amro Serukan Semangat Perubahan dan Kebersamaan di HUT ke-14 NasDem
Sumsel Kirim 15 Santri Terbaik ke MQK Internasional 2025 di Sulawesi Selatan
Akhmad Munir Resmi Jadi Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030
SE Menteri Hukum 2025: Perkuat Tata Kelola Pewarganegaraan WNI Baru
Resmi! Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025 Jadi Hari Libur
Indonesia Serahkan Warga Rusia Alexander Zverev Sesuai Permintaan Ekstradisi
Daftar 70 Target Ditemukan Usai Legislator Demokrat Ditembak Mati
Prabowo Cabut 4 Izin Usaha Tambang Nikel di Raja Ampat

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 19:20 WIB

Fauzi Amro Serukan Semangat Perubahan dan Kebersamaan di HUT ke-14 NasDem

Selasa, 23 September 2025 - 20:20 WIB

Sumsel Kirim 15 Santri Terbaik ke MQK Internasional 2025 di Sulawesi Selatan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:36 WIB

Akhmad Munir Resmi Jadi Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030

Selasa, 26 Agustus 2025 - 06:56 WIB

SE Menteri Hukum 2025: Perkuat Tata Kelola Pewarganegaraan WNI Baru

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:27 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025 Jadi Hari Libur

Berita Terbaru