Xi Jinping Ngamuk Usai Trump Usir Mahasiswa China di Harvard

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Tindakan ini mengancam kerugian serius bagi komunitas Harvard dan negara kita, serta melemahkan misi akademis dan penelitian Harvard,” ia menambahkan.

Bulan lalu, Trump mengancam akan menghentikan Harvard menerima mahasiswa asing jika tidak menyetujui tuntutan pemerintah yang akan menempatkan lembaga swasta tersebut di bawah pengawasan politik negara lain.

Jumlah mahasiswa internasional China di AS telah turun menjadi sekitar 277.000 pada tahun 2024 dari jumlah tertinggi sekitar 370.000 pada tahun 2019. Salah satu faktor pendorongnya adalah meningkatnya ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia dan meningkatnya pengawasan pemerintah AS terhadap beberapa mahasiswa China.

“Guru-guru kami telah mengirimi kami email yang mengatakan bahwa sekolah sedang bekerja keras untuk memberikan tanggapan dalam 72 jam ke depan dan bermaksud untuk bernegosiasi dengan pemerintah,” kata Teresa, seorang mahasiswa pascasarjana China di Harvard Kennedy School.

Postingannya pada hari Jumat di platform Xiaohongshu yang mirip Instagram berjudul “Pengungsi Harvard”.

Zhang Kaiqi, seorang mahasiswa magister kesehatan masyarakat, telah mengemasi barang bawaannya untuk penerbangan kembali ke China pada Jumat (23/5) waktu setempat. Namun setelah mendengar berita tersebut, ia segera membatalkan penerbangan yang mahal itu, sehingga kehilangan kesempatan magangnya di sebuah LSM AS di China.

Baca Juga  Asrama Haji Palembang Akan Direnovasi, Siap Jadi Simbol Provinsi Religius di Sumsel

“Saya sedih dan kesal. Sesaat, saya pikir itu berita palsu,” kata pria berusia 21 tahun itu.

Saat yang lain mencerna perintah yang diterbitkan pada Kamis (22/5), dua mahasiswa China mengatakan mereka ditambahkan ke grup WhatsApp tempat mahasiswa asing yang panik. Mereka berbagi nasihat hukum tentang status imigrasi mereka.

Salah satu mahasiswa memberikan transkrip dari grup obrolan tersebut yang menunjukkan seorang pengacara menyarankan mahasiswa untuk tidak meninggalkan negara itu atau menggunakan perjalanan udara domestik, dan menunggu pengumuman resmi dari institusi pendidikan mereka. **

 

Berita Terkait

Fauzi Amro Serukan Semangat Perubahan dan Kebersamaan di HUT ke-14 NasDem
Sumsel Kirim 15 Santri Terbaik ke MQK Internasional 2025 di Sulawesi Selatan
Akhmad Munir Resmi Jadi Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030
SE Menteri Hukum 2025: Perkuat Tata Kelola Pewarganegaraan WNI Baru
Resmi! Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025 Jadi Hari Libur
Indonesia Serahkan Warga Rusia Alexander Zverev Sesuai Permintaan Ekstradisi
Daftar 70 Target Ditemukan Usai Legislator Demokrat Ditembak Mati
Prabowo Cabut 4 Izin Usaha Tambang Nikel di Raja Ampat

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 19:20 WIB

Fauzi Amro Serukan Semangat Perubahan dan Kebersamaan di HUT ke-14 NasDem

Selasa, 23 September 2025 - 20:20 WIB

Sumsel Kirim 15 Santri Terbaik ke MQK Internasional 2025 di Sulawesi Selatan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:36 WIB

Akhmad Munir Resmi Jadi Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030

Selasa, 26 Agustus 2025 - 06:56 WIB

SE Menteri Hukum 2025: Perkuat Tata Kelola Pewarganegaraan WNI Baru

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:27 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025 Jadi Hari Libur

Berita Terbaru