Insiden Penembakan di Perairan Birik, Nelayan Terluka di Bagian Leher

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIKINEWS.COM, PALEMBANG.- Seorang nelayan asal Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi korban penembakan saat melaut di kawasan Perairan Birik, Sabtu (12/7/2025). Korban bernama Yoga Pratama (26) mengalami luka tembak di bagian leher dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Insiden menggegerkan ini terekam dalam video amatir yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak sebuah kapal berwarna abu-abu gelap melepaskan tembakan ke arah kapal nelayan. Terdengar suara kepanikan dari para awak kapal saat tembakan dilepaskan.

Menurut keterangan Kapten kapal pompong bernama Rusdianto, kejadian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, saat mereka sedang menjaring ikan menggunakan alat tangkap trawl bersama kapal lainnya di Perairan Labuhan Pering, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Dari arah berlawanan, sebuah kapal yang diduga merupakan KRI milik TNI AL melintas dan kemudian berbalik arah menghampiri dua kapal nelayan tersebut. Menurut Rusdianto, kapal itu sempat mengejar mereka dan beberapa kali terdengar suara tembakan.

Tak lama, kapal tersebut menurunkan perahu karet yang membawa sekitar delapan orang berseragam loreng biru-hitam. Mereka melakukan pengejaran dari jarak dekat dan salah satu awak kapal nelayan, Yoga Pratama, tertembak di bagian leher.

Baca Juga  Pelaku Ekraf Musik dan Seni Pertunjukan Muara Enim Dapat Penguatan Hak Cipta

“Jarak sekitar 20 meter dari sekoci terdengar tembakan berkali-kali. Salah satu pelurunya mengenai leher Yoga,” ujar Rusdianto, Minggu (13/7/2025).

Melihat ada ABK yang tertembak, Rusdianto langsung meminta pertolongan. Sekoci itu kemudian kembali ke kapal induk, dan Rusdianto membawa korban ke darat sambil berusaha mencari sinyal untuk menghubungi bantuan.
Setibanya di darat, Yoga sempat dibawa ke klinik terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RS Ar Rasyid Palembang.

Saat ini, kondisi korban dikabarkan mulai membaik usai menjalani operasi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyuasin AKP Teguh Prasetyo membenarkan peristiwa penembakan tersebut. Ia menyebut insiden itu diduga berkaitan dengan penggunaan alat tangkap trawl yang memang dilarang.

“Benar ada korban tertembak, diduga dari kapal KRI karena kapal nelayan menggunakan trawl,” ujarnya singkat.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI AL terkait insiden tersebut. **

 

Berita Terkait

Semarak Merah Putih BRI Dipusatkan di Desa Ibru, Warga Nikmati Layanan Gratis hingga Doorprize
Sumsel Kembali Mengukir Prestasi di Tingkat Nasional
UNIQ Sampaikan Kinerja Tahun Buku 2025 dan Perkembangan Kuartal I 2026 dalam Public Expose Tahunan 2026
Fauzi Amro: Amanah Ini Untuk Menguatkan Alumni IPB Demi Bangsa dan Almamater
Wapres Gibran Kunjungi Sekolah Rakyat di Palembang, Dialog Hangat dengan Guru dan Siswa
Menag: Pesantren Akan Diurus Eselon I, Bukan Lagi Eselon II
Empat Penyuluh Agama Sumsel Tembus Finalis PAI Award 2025, Satu Raih Juara Tiga
SE Menteri Hukum 2025: Perkuat Tata Kelola Pewarganegaraan WNI Baru

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Semarak Merah Putih BRI Dipusatkan di Desa Ibru, Warga Nikmati Layanan Gratis hingga Doorprize

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Sumsel Kembali Mengukir Prestasi di Tingkat Nasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

UNIQ Sampaikan Kinerja Tahun Buku 2025 dan Perkembangan Kuartal I 2026 dalam Public Expose Tahunan 2026

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:43 WIB

Fauzi Amro: Amanah Ini Untuk Menguatkan Alumni IPB Demi Bangsa dan Almamater

Kamis, 25 September 2025 - 14:35 WIB

Wapres Gibran Kunjungi Sekolah Rakyat di Palembang, Dialog Hangat dengan Guru dan Siswa

Berita Terbaru

Oplus_131072

Advetorial

Wagub Sumsel Cik Ujang Studi Tiru Penerbitan IPR ke NTB

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:06 WIB