DPRD Banyuasin Turun ke Perkebunan Mekar Sari, Rakyat Teriakkan Hak yang Dirampas

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Buram Sengketa Agraria: Ketika Negara Diam, Rakyat Terluka

Kasus Mekar Sari bukan sekadar konflik antara warga dan korporasi. Ia adalah potret buram dari krisis agraria nasional. Ribuan kasus serupa terjadi di berbagai penjuru negeri, di mana masyarakat adat, petani, dan warga desa tersingkir oleh penetrasi korporasi yang membawa dokumen dan relasi kekuasaan.

Warga Mekar Sari sudah terlalu lama bertahan dalam ketidakpastian. Mereka bukan perambah, bukan penyerobot. Mereka adalah rakyat biasa yang menggantungkan hidup dari tanah yang mereka rawat sejak lama. Negara, dalam hal ini pemerintah daerah dan pusat, sudah seharusnya tidak netral dalam konflik seperti ini.

Netralitas di tengah ketimpangan hanyalah bentuk lain dari keberpihakan terhadap yang kuat.

Harapan Terakhir: Kepastian dan Keadilan

Kini, dengan desakan warga yang semakin keras dan perhatian dari DPRD yang mulai terbuka, warga Mekar Sari menaruh harapan besar agar kasus ini tidak lagi berlarut. Mereka menuntut verifikasi yang terbuka, transparan, dan akuntabel, serta kehadiran negara sebagai penjamin keadilan, bukan sebagai pelayan korporasi.

Baca Juga  Koperasi Desa Merah Putih Resmi Diluncurkan, 313 Koperasi Sudah Terbentuk di Banyuasin

Jika konflik ini terus dibiarkan menggantung, bukan tidak mungkin ketegangan akan meningkat dan menjadi konflik sosial terbuka. Dan ketika itu terjadi, sejarah akan mencatat bahwa negara absen di saat rakyatnya membutuhkan perlindungan.

Sengketa lahan 258 hektar di Mekar Sari bukan sekadar masalah hak atas tanah. Ia adalah pertaruhan antara keadilan sosial dan kekuasaan modal. Warga telah berbicara. Kini giliran negara membuktikan: berpihak kepada rakyat atau kembali membiarkan luka lama membusuk tanpa penyembuhan. *ril

Berita Terkait

Warga Mekarsari Pertanyakan Bukti Ganti Rugi dalam Sidang Lapangan Sengketa Lahan
PT SPP Tegaskan Bantu Karyawan dan Karyawati PT SAL Jadi Korban Diduga Propokasi Managemen
Polres Banyuasin dan PT SPOI Panen Jagung 3 Hektar Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Bupati Banyuasin Dukung Pembentukan POSBANKUM Untuk Akses Keadilan Masyarakat
Sukses Panen Raya di Banyuasin! Gubernur HD Soroti Peran Penting Petani dan PPL dalam Meningkatkan Produksi Padi
DPD RI Dukung Pengembangan Sektor Pertanian dan Perikanan di Kabupaten Banyuasin
Koperasi Desa Merah Putih Resmi Diluncurkan, 313 Koperasi Sudah Terbentuk di Banyuasin

Berita Terkait

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:18 WIB

Warga Mekarsari Pertanyakan Bukti Ganti Rugi dalam Sidang Lapangan Sengketa Lahan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 23:36 WIB

PT SPP Tegaskan Bantu Karyawan dan Karyawati PT SAL Jadi Korban Diduga Propokasi Managemen

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:41 WIB

DPRD Banyuasin Turun ke Perkebunan Mekar Sari, Rakyat Teriakkan Hak yang Dirampas

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 16:59 WIB

Polres Banyuasin dan PT SPOI Panen Jagung 3 Hektar Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 28 Juli 2025 - 17:05 WIB

Bupati Banyuasin Dukung Pembentukan POSBANKUM Untuk Akses Keadilan Masyarakat

Berita Terbaru