TRIKINEWS.COM, PALEMBANG.- Pemerintah Kota Palembang resmi menggelar Pameran UMKM dan Kuliner Halal Nusantara 2025 di kawasan ikonik Benteng Kuto Besak (BKB) pada 19–21 Juni 2025. Acara ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemkot untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperkuat sektor ekonomi halal.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa secara resmi membuka kegiatan ini dan menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk tampil dan berkembang,” ujar Ratu Dewa dalam sambutannya.
UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Palembang
Ratu Dewa menegaskan bahwa kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Palembang sangat nyata. Data terkini menunjukkan ekonomi Palembang tumbuh dari 5,12% menjadi 5,13%, yang disebutnya sebagai hasil kerja keras pelaku usaha lokal.
“Di balik angka pertumbuhan ekonomi itu, ada perjuangan lebih dari 93.147 UMKM aktif di Palembang. Mereka adalah pahlawan ekonomi kita,” ungkapnya.
Dukungan Nyata: Permodalan hingga Digitalisasi
Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Palembang terus menjalankan program bantuan permodalan langsung sebesar Rp5 juta per UMKM. Tak hanya itu, kolaborasi dengan BUMN, BUMD, hingga sektor swasta juga digenjot demi mendorong UMKM naik kelas — dari informal ke formal, dari tradisional ke digital.
“Jika UMKM kita kuat, Palembang bisa jadi pusat ekonomi kreatif nasional yang halal dan tetap berakar pada kearifan lokal,” jelasnya.
93 Gerai Meriahkan Pameran Kuliner Halal Nusantara
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang, Sulhijawati, menjelaskan bahwa pameran bertajuk Pesona UMKM dan Kuliner Halal Nusantara 2025 ini diikuti oleh: 63 gerai UMKM, 30 gerai kuliner halal, Peserta berasal dari 12 OPD Kota Palembang, 1 OPD OKU Timur, 17 kecamatan, 10 BUMN/BUMD, dan 5 perusahaan swasta
“Kegiatan ini bukan hanya ajang promosi, tapi juga edukasi, digitalisasi, hingga sertifikasi halal bagi pelaku UMKM,” kata Sulhijawati.
UMKM Lokal Naik Kelas
Pameran ini tidak hanya menyajikan ragam kuliner halal khas nusantara, tetapi juga menjadi panggung penting bagi produk lokal Palembang untuk dikenal luas. Pemkot berharap dengan transformasi digital, pelaku UMKM dapat naik kelas secara berkelanjutan, memperluas pasar, dan bersaing di era ekonomi digital global.*










